Cara Untuk Memulai Bisnis Kuliner yang Sangat Menjanjikan

Masih ada banyak orang yang memulai bisnisnya itu secara asal-asalan. Tak memiliki sebuah rencana. Bahkan tidak ada hitung-hitungan. Pokoknya yang penting jalani saja dulu. Yang menjadi masalahnya itu, cara berbisnis yang semacam ini sangat rawan sekali untuk gagal. Entah itu karena kesalahan pada manajemennya. Atau emang malah, karena bisnis kulinernya itu memang tak diminati oleh pasaran yang ada sekarang ini.

Untuk kalian menghindari hal-hal yang semacam ini, kalian perlu memiliki sebuah merencanakan bisnis secara matang. Mulai dari memiliki sebuah konsep, sebuah produk, memiliki target konsumen, sumber daya manusia, promosi yang akan dilakukan, dan sebagainya. Untuk lebih lengkapnya, kalian harus ikuti cara memulai bisnis kuliner di bawah ini.

Memulai Bisnis Kuliner yang hasilnya Menjanjikan

Pahami Keunikan Dari Produk

Kemungkinan besar kalian sudah memiliki sebuah ide ingin menjual apa. Mungkin saja jenis makanan besar seperti kalian ingin menjual mie ayam, soto, nasi goreng, atau rice box? Kalau jenis minuman itu semacam kopi susu, Thai tea, atau jamu kemasan? Apa malah cemilan ringan yang ingin kalian jual?

Apapun itu yang akan kalian jual, jangan berhenti sampai ide saja. Kalian perlu lanjutkan dengan cara mencari keunikan dari sebuah produk yang akan kalian jual (unique selling points / USP) yang ingin dijual. Sebab jika kalian berjualan tanpa adanya keunikan dari produk tersebut, bisnis kuliner kalian akan gampang kalah saing dengan kompetitor yang memiliki konsep yang unik. Karena lewat keunikan dari sebuah produk pula lah, para calon pelanggan akan tertarik untuk membeli dan mencoba produk kalian.

Untuk bisa menemukan sebuah nilai yang sangat unik kalian bisa saja mengikuti langkah langkah yang akan dijelaskan di bawah ini:

  • Tulis semua fitur dan juga kelebihan yang ada pada produk yang kalian jual. Fokus  saja ke kelebihan produk yang kalian miliki. Misalnya itu bisa, enak sekali, sangat terjangkau, porsi mengenyangkan, dan sebagainya.
  • Tuliskan kelebihan yang produk kalian miliki lalu ada bagian yang menjawab kebutuhan pelanggan. Posisikan diri kalian sebagai pembeli. Kemudian jawab pertanyaan, kenapa saya ingin membeli produk ini? Beberapa jawaban yang mungkin terjadi adalah, pada kemasannya itu sangat bagus, penyajiannya juga sangat cepat, harga yang ditawarkan cukup terjangkau, dan sebagainya.
  • Tulis hal-hal yang sangat penting tentang produk yang akan kalian jual dan juga yang tidak dimiliki oleh kompetitor lain. Untuk yang satu ini, kalian perlu menilik usaha kuliner yang dimiliki oleh kompetitor lainnya. Coba kalian cari tahu kelemahan yang ada pada produk atau hal yang tidak dilakukan oleh kompetitor. Lalu, gunakan hal itu untuk memperbaiki produk yang kalian miliki sendiri.

Setelah langkah-langkah yang diatas sudah kalian lakukan, yang menjadi harapannya adalah kalian dapat menemukan sebuah keunikan yang akan kalian gunakan pada produk kalian. Tetapi jika kalian sudah menemukannya kalian akan berhenti sampai situ saja, kalian harus memikirkan bagaimana caranya produk yang kalian jual itu akan terus berkembang.

Pahami Target Pasar

Untuk kalian memulai sebuah bisnis kuliner, kalian juga harus memahami target pasar yang akan kalian dituju. Dengan begitu, kalian akan tahu betul apa yang harus dilakukan agar bisnis kuliner yang kalian miliki selalu ramai. Baik itu dari sisi desain produk yang sangat menarik sampai dengan cara promosinya yang sangat baik juga atau sangat kreatif.

Agar kalian bisa memahami sebuah target pasar dengan cara yang tepat, kalian bisa lakukan hal-hal yang ada di bawah ini:

  • Kalian harus memikirkan sebuah perkiraan siapa yang paling membutuhkan produk yang kalian jual. Tidak ada rumus yang pasti untuk kalian melakukan hal yang satu ini. Kalian harus kira-kira sendiri saja. Semisal kalian menjual produk coffee latte, siapakah target pasar paling strategis? Apakah Mahasiswa? Atau Karyawan kantoran? Bisa juga pekerja lepas?
  • Survei bisnis itu pasti memiliki kompetitor. Datangi bisnis kuliner juga  milik kompetitor. Yang harus kalian lakukan adalah dengan kalian jajal beberapa produknya. Lalu coba kalian buat sebuah perkiraan, siapa yang dijadikan target pasaran mereka? Hal apa saja yang disukai oleh pelanggan dari produk kompetitor tersebut? Kira-kira ada hal apa saja yang dapat kalian tiru dan di kembangkan lagi?
  • Yang harus kalian perhatikan adalah sebuah review dari pelanggan dari bisnis kompetitor yang kalian miliki. Untuk melengkapi pemahaman pada target pasaran yang ada, kalian harus cari tahu juga bagaimana orang-orang akan menilai bisnis milik kompetitor. Agar lebih objektif, kalian bisa saja memantau reviewnya langsung dari platform yang sering digunakan oleh pebisnis Google My Business, TripAdvisor, Qraved, Traveloka Eats, dan sebagainya.
  • Jika membicarakan dengan (calon) pelanggan yang akan dimiliki. Cara paling efektif untuk kalian mengenali sebuah target pasar yang ada adalah dengan kalian bicara langsung dengan calon pelanggan yang ada di sekitar kalian. Untuk itu, kalian itu harus coba untuk menggali sebuah insight untuk mengenai seputar bisnis kuliner dari teman-teman terdekat kalian atau bisa dengan kolega yang kalian miliki. Apa jenis makanan yang para calon pelanggan ini suka, minuman, atau snack yang mereka sukai? Dan mulai menentukan harga yaitu berapa harga yang pantas untuk satu porsi produk yang kalian dijual? Adakah ada varian produk yang lain yang ingin dicoba?
  • Buat para buyer persona. Buyer persona itu merupakan sebuah gambaran yang sangat ideal untuk target pasar yang kalian sasarkan. Gambaran ini yang dibuat berdasarkan hasil riset dan juga hasil informasi yang sudah kalian dikumpulkan sebelumnya. Berbekal buyer persona, kalian bisa mengembangkan sebuah produk kalian secara tepat dan dapat melakukan promosi produk dengan lebih terarah, sehingga tidak terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Buat Konsep Bisnis nya

Setelah kalian lama menggodok ide bisnis kuliner yang akan kalian buat, saatnya untuk kalian membuat ide itu menjadi lebih konkret. Caranya itu dengan kalian menuangkannya ide ide tersebut ke dalam konsep bisnis alias business plan yang kalian miliki. 

Meski judulnya itu baru sebuah “rencana” bukan berarti konsep pada bisnis ini akan dibuat dengan sangat asal-asalan. Selain rencana ini dijadikan sebuah pedoman untuk menjalankan sebuah bisnis, konsep ini juga akan sangat membantu kalian untuk dilirik oleh investor untuk mendapatkan sebuah suntikan modal.  Maka dari itu, kalian perlu menggarap business plan dengan lebih serius lagi agar semuanya menjadi lebih matang lagi dan juga menjadi bisnis jangka panjang. Sebuah konsep bisnis yang dilakukan atau dipersiapkan secara matang dan juga menyeluruh dari hal hal kecilnya di urus maka akan besar kemudian bisnis kuliner yang kalian jalani akan berjalan lancar dan juga bertahan lama jika kalian akan terus memikirkan sebuah konsep yang baru dan melakukan survei survei untuk masa depannya bisnis kuliner kalian sehingga kalian dapat memiliki anak perusahaan yang lain dan juga akan semakin berkembang bisnis yang kalian miliki